Sabtu, 29 Agustus 2009

Berikan Orang tuamu Cinta


“Cinta orang tua sepanjang masa, cinta anak sepanjang galah.”

Ada sepasang suami istri lansia hidup di pedesaan di daerah terpencil. Sang suami adalah seorang profesor dan mantan dosen yang sudah pensiun 10 tahun lalu. Sejak 10 tahun pula pasangan tersebut hidup di desa, menjalankan aktifitas berkebun, membaca, jalan-jalan, dan seterusnya selalu bersama-sama.

Suatu hari, sang istri tiba-tiba meninggal dunia saat istirahat. Kenyataan tersebut sangat memukul sang suami. Ia tak pernah menduga akan kehilangan satu-satunya teman hidup yang mencintai dan setia menemani di usia senjanya.

Dua minggu berlalu, tetapi sang suami mulai bertingkah aneh. Ia membagi-bagikan bunga kepada para tetangga dan mengembalikan semua buku yang pernah ia pinjam. Ia bahkan menemui seorang notaris dan menitipkan surat wasiatnya.

Malam itu, di hadapannya sudah tersedia sebotol racun yang akan segera ia tenggak agar dapat menyusul cintanya yang sudah pergi mendahului. Belum sempat ia meraih botol racun tersebut, tiba-tiba telponnya berdering.

Dengan terpaksa ia bangun dari tempat duduk dan meraih gagang telpon. Di seberang telpon ia mendengar suara yang sangat ia kenal. “Ayah, saya sekarang ada di bandara. Saya ingin pulang ke rumah dan mendampingi ayah,” ujar putri satu-satunya.

Ayah tersebut sangat bahagia mendengar kabar itu. Serta merta ia mengurungkan niat minum racun.. Suatu ketika ia bercerita kepada salah seorang temannya, “Sesuatu yang paling berkesan bukanlah ilmu pengetahuan, dokter jiwa, atau kekayaan, melainkan perasaan dicintai.”

Suatu ketika nanti akan tiba saat kehadiran kita sangat dibutuhkan oleh orang tua, nenek dan kakek, atau siapapun yang telah merawat dan membesarkan kita. Bila saat tersebut tiba, mungkin mereka tak pernah mengaku atau berterus terang bahwa mereka sangat membutuhkan kehadiran kita.

Ketika kita masih bayi ,kita sangat membutuhkan kasih sayang dan perlindungan mereka. Sekarang mereka membutuhkan kita untuk dapat bertahan hidup; mandi, makan, berpakaian dengan layak, dan lain sebagainya. Mungkin kita tak pernah ingat semua kebaikan mereka, tetapi kita tahu bahwa mereka telah mencurahkan kasih sayang dan perhatian terbaik untuk kita.

Seiring berjalannya waktu, orang-orang yang telah berjasa itu akan memasuki usia senja. Lalu apakah kita sudah mempersiapkan segala hal untuk membahagiakan dan memberikan rasa nyaman kepada mereka?

Tentu saja kita akan memerlukan sejumlah dana, kesabaran dan sikap baik kepada mereka. Mungkin akan terasa berat memberikan perhatian lagi kepada mereka, tetapi cobalah menyimak beberapa hal berikut ini agar kita selalu dapat mengingat perhatian dan kasih sayang mereka yang luar biasa.

1. Ingatlah bahwa merekalah yang menjadikan diri Anda seperti sekarang ini. Mereka memperhatikan semua kebutuhan Anda, setidaknya sampai usia Anda 10 tahun. Ketika kita masih bayi, mereka tak segan mengganti popok, memandikan, menimang, dan kurang tidur karena harus menjaga Anda. Pikirkan bahwa sangat banyak yang telah mereka lakukan untuk Anda.

2. Mereka selalu memberikan yang terbaik untuk Anda. Mereka memilih Anda hadir ke dunia dengan memberi Anda segala yang terbaik dengan sekuat tenaga dan seluruh kemampuan mereka. Adakah tanda cinta lain yang lebih penting dari semua itu?

3. Mereka telah banyak berkorban agar Anda mendapatkan kehidupan yang lebih baik dibandingkan dengan kehidupan mereka sendiri. Apakah Anda sudah mengetahui dan menghargai hal itu? Tidakkah Anda ingin melakukan hal yang sama untuk mereka?

Selasa, 18 Agustus 2009

Saat Bertemu


Saat bertemu dengan orang yang benar-benar engkau kasihi, haruslah berusaha memperoleh kesempatan untuk bersamanya seumur hidupmu. Karena ketika dia telah pergi, segalanya telah terlambat.

Saat bertemu teman yang dapat dipercaya, rukunlah bersamanya. Karena seumur hidup manusia, teman sejati tak mudah ditemukan.

Saat bertemu penolongmu, Ingat untuk bersyukur padanya. Karena ialah yang mengubah hidupmu.

Saat bertemu orang yang pernah kau cintai, Ingatlah dengan tersenyum untuk berterima-kasih. Karena ia lah orang yang membuatmu lebih mengerti tentang kasih.

Saat bertemu orang yang pernah kau benci, Sapalah dengan tersenyum. Karena ia membuatmu semakin teguh/kuat.

Saat bertemu orang yang pernah mengkhianatimu, Baik-baiklah berbincanglah dengannya. Karena jika bukan karena dia, hari ini engkau tak memahami dunia ini.

Saat bertemu orang yang pernah diam-diam kau cintai, Berkatilah dia. Karena saat kau mencintainya, bukankah berharap ia bahagia?

Saat bertemu orang yang tergesa-gesa meninggalkanmu, Berterima-kasihlah bahwa ia pernah ada dalam hidupmu. Karena ia adalah bagian dari nostalgiamu.

Saat bertemu orang yang pernah salah-paham padamu, Gunakan saat tersebut untuk menjelaskannya. Karena engkau mungkin hanya punya satu kesempatan itu saja untuk menjelaskan.

Saat bertemu orang yang saat ini menemanimu seumur hidup, Berterima-kasihlah sepenuhnya bahwa ia mencintaimu. Karena saat ini kalian mendapatkan kebahagiaan dan cinta sejati.


sumber : jawaban.com

Minggu, 26 Juli 2009

Refresing Iman



* **Abraham mendirikan Mezbah

Apakah Mezbah itu?
Mezbah artinya selalu ada korban.
Dalam Alkitab dicatat bahwa Abraham mendirikan mezbah 4 kali dengan pengertian sebagai berikut :

I. Sikhem,
artinya menyerahkan masalah kepada Tuhan dengan tidak ragu.
Kalo kita ragu, berarti kita tidak percaya kepada Tuhan.
II. Betel ,
artinya rumah Allah. Diri kita sendiri adalah bait Allah yang hidup. Maka jadikanlah diri kita rumah Allah agar Roh Kudus betah.
III. Hebron,
artinya damai sejahtera. Abraham mendahulukan Lot, keponakannya untuk memilih dahulu. Mendahulukan orang lain berarti kita memperoleh damai sejahtera.
IV. Moria,
artinya memberikan terbaik, termahal dan berharga kepada Tuhan.

Urutan atau prioritas hidup kita sebagai umat Allah adalah :
1. Allah
2. Keluarga
3. Pekerjaan
4. Pelayanan

***Jangan Kuatir (matius 6)
Kekuatiran adalah ketidakpercayaan kita terhadap Tuhan.
Kuatir X Iman. Iman = positif, kuatir =negative

Hal-hal yang mengubah keadaan kita adalah :
- Iman
- Doa
- Rencana yang diserahkan kepada Tuhan

Doa adalah wajib hukumnya, sesuai dengan Firman Tuhan.
Tuhan berdaulat atas hidup kita, tetapi kita wajib mengatur hidup kita sesuai talenta kita.

Lukas 14: 28-30 : Sebab siapakah diantara kamu yang kalau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu? Supaya jikalau ia sudah meletakkan dasarnya dan tidak dapat menyelesaikannya, jangan-jangan semua orang yang melihatnya, mengejek dia, sambil berkata : Orang itu mulai mendirikan, tetapi ia tidak sanggup menyelesaikannya.

Menara, artinya mengatur, atau sebuah manajemen

Lukas 14: 31:32 : Atau, raja manakah yang kalau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan sepuluh ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua puluh ribu orang? Jikalau tidak, ia akan mengirim utusan selama musuh itu masih jauh untuk menanyakan syarat-syarat pendamaian.

Raja yang mengatur, artinya strategi.

Cara menyelesaikan masalah kita adalah pertama, kita harus bertobat dahulu, lalu kedua, bereskan masalah itu.

Rabu, 01 Juli 2009

Who or What inspiring me?

1. Yesus
Hanya didalam Dia ada keselamatan, hidup yang kekal dan kasih yang sempurna. Oleh karena kasihNya dapat mengubah dan memulihkan hati dan hidup seseorang.
2. Firman Tuhan
Hanya didalam Firman Tuhan terdapat kebenaran-kebenaran, mulai dari harga diri, tujuan hidup didunia, kekayaan, dan iman yang benar. Firman Tuhan ini begitu luas dan sanggup menggubah pola pikir manusia agar serupa dengan gambar Allah.
3. Mother (mama)
Ia seorang ibu yang sangat mengasihi anak-anaknya.Ia melindungi dan menjaga anak-anaknya. Ia tidak pernah mengeluh dan tidak lalai dalam menjalankan tugasnya sebagai ibu rumah tangga.
4. Rick Warren
Walaupun ia kaya dan terkenal, namun ia tetap hidup dalam kesederhanaan. Dan melalui tulisannya, banyak orang yang diberkati termasuk saya.
5. Mother of Teresa
Pernah seorang jurnalis bertanya pada teresa, apa yang menjadi motivasinya dalam menjalankan tugas pelayanannya? Dan Teresa menjawab : Bahwa setiap didalam hati manusia ada Yesus. "YESUS inside". Pandangan inilah yang mengubah pola pikir pelayananku, jangan memandang status orang lain, tapi lihatlah hatinya, bahwa ada Yesus didalamnya.
6. Rajawali
Banyak hal yang bisa dipelajari dari rajawali, salah satunya cara mereka mendidik anaknya agar bisa terbang dan hidup yang kemandirian. Mereka tidak terlena dengan kenyamanan dan selalu terbang diatas badai. Mereka adalah ciri pemenang.
7. Finding Nemo
Seorang bapa yang tekun mencari anaknya yang hilang, karena kasihnya ia tidak takut akan hal-hal yang membahayakan dirinya sendiri. Ia mau anaknya kembali ke pangkuannya. Inilah kasih Bapa.
GBU